Pengunjung Web Mulai Tgl, 3 Juni 2015Flag Counter

Dato' Dr. Mashitah

Hampir semua jajaran staf dan karyawan Kopi Luwak Cikole Lembang Bandung tidak tahu bahwa tamu yang datang pada saat itu adalah salah satu orang penting dari negeri Jiran Malaysia yakni Dato' Dr. Mashitah Ibrahim Timbalan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia.

 

 

SUDAH SAATNYA KOPI LUWAK MENJADI PRODUK HERITAGE  INDONESIA

Negeri kita ini banyak sekali memiliki potensi budaya dan memiliki tanah subur yang menghasilkan berbagai macam produk unggulan yang bisa menjadi kebanggaan kita semua yang dikenal dan diterima oleh masyarakat dunia. Salah satu contohnya kopi, hasil bumi ini banyak disukai dan diminati oleh hampir 80 % penduduk dunia. Kopi pun bermacam-macam jenisnya dan yang paling terkenal dan manjadi khas bangsa kita adalah kopi luwak dimana kopi ini menjadi produk unggulan yang berdaya jual sangat tinggi di masyarakat dunia karena keistimewaan kopi luwak merupakan kopi yang memiliki cita rasa ,aroma dan manfaatnya bagi kesehatan manusia karena kandungan cafein, kadar asam dan lemaknya turun drastis akibat hasil fermentasi di dalam tubuh luwak.

Ditemui saat santai di Kopi Luwak Cikole, Lembang Bandung, Edy Panggabean ketua umum Asosiasi Kopi Luwak Indonesia (AKLI) yang memiliki 18 anggota produsen kopi luwak ini mengatakan kopi luwak adalah produk asli Indonesia dan harus menjadi produk heritage yang bisa mengharumkan nama baik bangsa di mata dunia karena tidak dipungkiri kopi luwak hanya dihasilkan oleh bangsa kita yg mempunyai daya jual sangat tinggi. Negara kita memiliki keaneragaman budaya dan produk unggulan yang bisa menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung dan tentunya bisa meningkatkan penghasilan bagi pemerintah dari sisi pariwisata karena Indonesia merupakan kiblat dan percontohan bagi usaha pariwisata di Asia tenggara maka dari itu pemerintah diharapkan segera melihat potensi ini.

Edy menambahkan jika dilihat dari lokasi yang berdekatan dengan sarana wisata gunung Tangkuban Parahu ,Kopi Luwak Cikole adalah tempat yang pas dan bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menambah wawasan karena manajemen Kopi Luwak Cikole membuka kesempatan masyarakat melihat secara langsung proses pembuatan kopi luwak dan juga tempat penangkarannya yang luas yang  memiliki keistimewaan dengan memberikan perawatan, pemberian vaksin, dan pemenuhan gizi yang cukup dan baik seperti madu, susu, daging, telur, buah pepaya dan pisang dan hanya dua kali saja dalam seminggu memberikan pakan buah kopi yang terpilih kwalitasnya secara optimal, menjadikan hewan luwak ini nyaman dan bisa menhasilkan kopi luwak istimewa yang menepiskan tudingan bahwa luwak ini tersiksa.

Menurut Sugeng Pujiono pemilik Kopi Luwak Cikole yang berprofesi sebagai dokter hewan ini mengatakan bahwa tempat usahanya ini tiap hari selalu dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri dan menjadi kebanggan tersendiri bisa membawa harum nama bangsa ini dimata dunia karena produknya juga sudah menembus 8 negara besar dunia dan sudah menjadi langganan tetap selain konsumen dalam negeri yang peminatnya lebih ke pengusaha hotel berbintang dan resto. Di tempatnya ini juga secara rutin menyuguhkan hiburan tradisional  seperti kecapi suling, karinding, pencak silat dan tari jaipong yang diperkenalkan kepada para tamu yang datang dengan tujuan turut melestarikan budaya Sunda. jika usahanya ini terus berkembang Sugeng ingin mewujudkan cita-citanya untuk membangun panti asuhan bagi anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian bagi sesama dimana biayanya sepenuhnya diambil dari usaha kopi luwaknya ini karena disamping usaha ini ada beberapa usaha lain yang digelutinya.

Ditemui di tempat yang sama , Ray Chaerudin atau lebih akrab disapa Ray Animale (di dunia maya) sebagai pelopor sekaligus ketua umum Pecinta Musang Indonesia (PMI) / Indonesia Musang Lovers yang sekarang sudah beranggotakan hampir 9 ribu orang , sengaja mendirikan komunitas ini untuk memperkenalkan hewan musang ke masyarakat dunia karena musang layak menjadi primadona dan kebanggaan kita yang sangat perlu untuk di promosikan pada dunia agar lebih mengenal keistimewaan musang sebagai hewan yang dapat menyebarkan biji tanaman kopi ke seluruh daerah dan juga berfungsi untuk menekan binatang hama seperti ular dan tikus yang dianggap berbahaya bagi manusia sehingga keberadaanya bermanfaat  bagi manusia karena turut melestarikan hewan ini berarti ikut menyelamatkan dunia.

Ray  sangat mengapresiasi Kopi Luwak Cikole ini sebagai tempat penangkaran dan pembudidayaan hewan musang yang sangat representative karena dengan kontrol yang memenuhi standar dapat menghasilkan kopi luwak yang bermutu baik.  Kami secara bersama siap membantu mendorong pemerintah sebagai pihak berwenang untuk segera menetapkan kopi luwak sebagai produk asli Indonesia yang berkelas dunia jangan sampai terulang lagi ada pihak  yang  tidak bertanggung jawab mencuri hasil karya anak bangsa ini, pungkasnya.

 

Cewek Bule berparas cantik asal Irlandia inipun ternyata sangat penyayang dengan binatang salah satunya CIKO, musang yang ada di Kopi Luwak Cikole Lembang Bandung. Sudah terlihat dari cara mengendong musang/luwak bagaikan orang yang professional, lebih rilex, dan lebih tenang, ini menandakan bahwa cewek bule yang satu ini memang sudah terbiasa melakukan hal itu.

TAN SRI ANWAR MUSA

Wakil Menteri Sukan Malaysia ini mem bawa rombongan 45 orang dari kementerian olah raga asal negeri Jiran.

Baca Selengkapnya